Pangdam XIII/Merdeka Resmikan Jembatan Perintis Garuda untuk Akses Jalan di Desa Beha

Warga Desa Beha, yang terletak di Kabupaten Kepulauan Sangihe, akhirnya merasakan angin segar setelah menunggu sekian lama. Setelah bertahun-tahun hidup dalam isolasi, kini mereka memiliki harapan baru berkat kehadiran jembatan perintis garuda yang diberi nama “Merah Putih”. Jembatan ini membentang dengan kokoh sepanjang 8 meter, lebar 3,5 meter, dan ketebalan 30 sentimeter, yang kini dapat dinikmati oleh masyarakat setempat.
Pembangunan dan Peresmian Jembatan
Pembangunan jembatan ini dimulai pada 25 Maret dan selesai pada 13 April 2026. Peresmian jembatan perintis garuda ini dilakukan oleh Panglima Kodam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, pada Selasa, 14 April 2026, di Desa Beha, Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara.
Kolaborasi untuk Kesejahteraan Masyarakat
Jembatan ini menjadi jembatan perintis garuda perdana yang ada di Provinsi Sulawesi Utara, hasil kolaborasi antara TNI Angkatan Darat, melalui Kodim 1301/Sangihe, bersama dengan pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe serta masyarakat Desa Beha. Kerja sama ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, tetapi merupakan usaha bersama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Komitmen TNI dalam Pembangunan Infrastruktur
Dalam sambutannya, Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, menegaskan bahwa pembangunan jembatan perintis garuda ini adalah wujud nyata dari kepedulian TNI Angkatan Darat terhadap kesejahteraan rakyat, khususnya di daerah perbatasan dan kepulauan. Tujuan dari proyek ini adalah untuk memperkuat konektivitas, mempermudah akses ekonomi, dan mengatasi kesulitan yang dihadapi masyarakat. Ini sejalan dengan komitmen TNI untuk mendukung pemerintah daerah dalam mewujudkan kemanunggalan antara TNI dan rakyat.
Peran Jembatan dalam Meningkatkan Ekonomi Lokal
Pangdam mengungkapkan harapan bahwa kehadiran jembatan ini akan menjadi simbol harapan baru yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat lokal. “Kami berharap jembatan ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam mempercepat distribusi hasil produksi serta membuka akses yang lebih luas bagi pertumbuhan ekonomi,” ujarnya dengan penuh keyakinan.
Respon Positif Masyarakat
Kapendam XIII/Merdeka, Kolonel Kav Sofyan, juga menambahkan bahwa masyarakat setempat menyambut baik dan mengapresiasi semua upaya yang dilakukan oleh jajaran Kodam XIII/Merdeka. Warga merasa sangat terbantu dengan adanya jembatan ini, yang selama ini menjadi harapan besar untuk meningkatkan akses dan perekonomian desa mereka.
Jembatan: Solusi atas Keterbatasan
“Jembatan perintis garuda ini bukan hanya sekadar penghubung, tetapi juga merupakan jawaban atas berbagai keterbatasan yang selama ini menghambat aktivitas warga,” ungkapnya. Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat mengubah wajah Desa Beha, membuka peluang baru bagi masyarakat untuk beraktivitas dan berinteraksi dengan dunia luar.
Program Pembangunan Infrastruktur Nasional
Inisiatif pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari kebijakan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang bertujuan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah-daerah perbatasan dan kepulauan. Pembangunan infrastruktur yang efektif menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Para Pejabat yang Hadir dalam Acara Peresmian
Acara peresmian jembatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip, Aslog Kasdam XIII/Merdeka Kolonel Arh Sri Rusyono, Aster Kasdam XIII/Merdeka Kolonel Inf Daniel Lalawi, Kasilog Kasrem 131/Santiago Kolonel Inf Romkeni Abraham Yansen, Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, dan Dandim 1301/Sangihe Letkol Czi Nazarudin, serta unsur Forkopimda Kabupaten Kepulauan Sangihe. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan yang kuat terhadap upaya pembangunan infrastruktur di daerah tersebut.
Manfaat Jembatan Perintis Garuda
Jembatan perintis garuda yang baru diresmikan ini diharapkan membawa banyak manfaat bagi masyarakat, di antaranya:
- Meningkatkan aksesibilitas antar desa dan wilayah sekitarnya.
- Mempercepat distribusi barang dan hasil pertanian.
- Mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan kegiatan perdagangan.
- Menjadi sarana transportasi yang aman dan efisien bagi masyarakat.
- Mendukung kegiatan sosial dan budaya masyarakat setempat.
Dengan adanya jembatan ini, masyarakat Desa Beha dan sekitarnya diharapkan dapat merasakan dampak positif yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Jembatan perintis garuda tidak hanya menjadi sarana fisik, tetapi juga sebuah simbol harapan dan kemajuan bagi masyarakat yang selama ini terpinggirkan.
Kehadiran infrastruktur yang memadai adalah salah satu langkah penting dalam mencapai kesejahteraan masyarakat. Jembatan perintis garuda di Desa Beha menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga militer dapat menghasilkan solusi yang berkelanjutan untuk mengatasi tantangan yang dihadapi oleh masyarakat di daerah terpencil dan terisolasi.





