Mendekati Lebaran, Kejari Ogan Ilir Menarik Perhatian: Beberapa Kepala OPD Terlihat ‘Menghabiskan Waktu

Ketika waktu mendekati Lebaran, suasana yang biasanya penuh kegembiraan dan persiapan menyambut hari kemenangan tampak berbeda di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Ogan Ilir. Isu yang kurang mengenakkan mulai beredar dan menciptakan gelombang pertanyaan di tengah masyarakat.
Pantauan Media Pada H-10 Lebaran
Pada Senin (9/3/2026) sekitar pukul 11.20 WIB, sejumlah kepala dinas (OPD) terlihat sedang menunggu giliran di ruang tamu kantor Kejari Ogan Ilir. Pada saat itu, tujuan dari kedatangan mereka belum sepenuhnya jelas.
Hal ini tentunya menimbulkan tanda tanya besar, terutama karena waktu kunjungan mereka bertepatan dengan H-10 menjelang Lebaran.
Reaksi Publik dan LSM
Budi Riski, Ketua LSM Gempita Ogan Ilir, menilai kehadiran para kepala OPD tersebut cukup mencurigakan. Menurutnya, ada indikasi stor upeti yang berkaitan dengan Tunjangan Hari Raya (THR).
Ketua Umum LSM/NGO Putra Bangsa Mandiri (PBM) Sumsel, Anwar Haliq Simatupang, melalui Kabid Investigasi Sulyadi, juga menyampaikan pandangan yang serupa. Menurutnya, fenomena ini bukanlah hal baru dan perlu untuk dipertanyakan.
Persepsi Masyarakat
Menjelang Lebaran, kunjungan pejabat ke kejaksaan seringkali terjadi dan menjadi sorotan. Masyarakat berhak bertanya, apakah kunjungan ini benar-benar untuk silaturahmi atau ada dugaan pengumpulan dana THR.
Belum Ada Tanggapan Resmi
Sejauh ini, Kepala Kejari Ogan Ilir, Arief Syafriyanto, S.H., M.H., melalui Kasi Pidsus Paul Dera Brata Sinulingga, S.H., belum memberikan tanggapan terkait isu tersebut.
Pentingnya Transparansi
Situasi ini tentunya memicu pertanyaan publik. Jika memang benar hanya silaturahmi, mengapa harus dilakukan ramai-ramai menjelang Lebaran? Jika ada hal lain, transparansi menjadi kunci agar kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum tetap terjaga.