Polrestabes Medan Ungkap 143 Kasus dan Tindak Tegas 5 Pelaku yang Melawan Hukum

Baru-baru ini, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.H., M.H., menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan memberikan toleransi kepada para pelaku kriminal. Dalam sebuah konferensi pers yang digelar di Lapangan Apel Mapolrestabes Medan pada Selasa, 19 Mei 2026, beliau memaparkan pencapaian signifikan jajarannya dalam memberantas kejahatan selama periode pengungkapan yang berlangsung.
Pengungkapan Kasus Kriminal di Medan
Selama periode tersebut, pihak kepolisian berhasil mengungkap sebanyak 143 kasus dengan penangkapan 178 tersangka. Dari jumlah tersebut, 20 individu diidentifikasi sebagai residivis, sementara 7 orang lainnya terlibat dalam sembilan laporan polisi yang berbeda. Tindakan tegas dan terukur juga diambil terhadap lima tersangka yang terlibat dalam empat kasus utama yang berupaya melawan dan membahayakan petugas.
Komitmen Kapolrestabes
Calvijn menekankan komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Menurutnya, kejahatan jalanan dan penyalahgunaan narkoba merupakan prioritas utama penanganan. “Kota ini tidak akan memberikan tempat bagi premanisme dan perjudian,” tegasnya, menunjukkan ketegasan institusi dalam menjaga keamanan.
Rincian Kasus yang Diungkap
Rincian pengungkapan kasus menunjukkan bahwa kejahatan jalanan mendominasi dengan 47 kasus dan melibatkan 64 tersangka. Sementara itu, kasus narkoba mencakup 86 pengungkapan dengan 100 tersangka, di mana barang bukti yang disita terdiri dari:
- 225,23 gram sabu
- 288,6 gram ganja
- 6 butir ekstasi
- Pod vaping dan kartrid berisi narkotika
- 10 kasus perjudian dan premanisme dengan 14 tersangka
Wilayah dengan Pengungkapan Terbaik
Beberapa wilayah menunjukkan kinerja yang baik dalam pengungkapan kasus, termasuk:
- Polsek Medan Helvetia dengan 2 kasus pencurian dengan kekerasan (Curas)
- Medan Baru yang mencatat 7 kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) dan 2 kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor)
- Medan Kota yang berhasil mengungkap 2 kasus premanisme
Apresiasi dari Pemimpin Kota
Keberhasilan Polrestabes Medan ini mendapatkan apresiasi dari Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, yang menyatakan bahwa kinerja kepolisian ini berdampak positif bagi kenyamanan masyarakat. Dukungan dari TNI juga diperkuat oleh Dandim 0201/Medan, Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, yang menegaskan kesiapannya untuk bersinergi dalam menjaga keamanan kota.
Imbauan untuk Masyarakat
Pada akhir konferensi pers, Kapolrestabes mengimbau kepada masyarakat yang kehilangan kendaraan agar segera datang ke kantor polisi untuk melakukan pengecekan dengan melampirkan surat kepemilikan. “Jika kendaraan yang hilang cocok dengan data yang kami miliki, bisa dibawa pulang tanpa biaya,” ujarnya, menekankan pelayanan yang transparan dan akuntabel.
Dengan upaya yang terus dilakukan oleh Polrestabes Medan, diharapkan masyarakat bisa merasa lebih aman dan nyaman dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Penegakan hukum yang tegas dan sinergi antara jajaran kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan kondisi yang kondusif di Kota Medan.





