HK Luncurkan Mozy dan Resmikan Command Center Baru untuk Memperkuat Transformasi Digital Pengelolaan Jalan Tol

Jakarta – Dalam langkah strategis untuk memperkuat kemampuan operasional dan transformasi layanan digital dalam pengelolaan jalan tol, PT Hutama Karya (Persero) terus berkomitmen untuk memperbarui sistem, infrastruktur pendukung, dan identitas layanan mereka. Dengan meningkatnya jumlah ruas tol yang dikelola, terdapat kebutuhan mendesak untuk memastikan bahwa pengelolaan operasional tidak hanya adaptif, tetapi juga terintegrasi dan mudah dikenali. Hal ini penting baik untuk pengendalian lalu lintas yang efisien maupun pengembangan ekosistem digital yang lebih baik.
Transformasi Digital dalam Pengelolaan Jalan Tol
Transformasi yang dilakukan oleh Hutama Karya merupakan kelanjutan dari berbagai sistem digital yang telah diterapkan dalam pengelolaan jalan tol sebelumnya. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan telah mengembangkan berbagai teknologi untuk mendukung pemantauan lalu lintas, mempercepat penanganan gangguan di jalan tol, serta memberikan informasi perjalanan yang lebih mudah diakses oleh pengguna jalan.
Peningkatan Intelligent Traffic System (ITS)
Sebagai bagian dari upaya transformasi ini, Hutama Karya juga memperkuat pengembangan Intelligent Traffic System (ITS) yang pertama kali diterapkan pada tahun 2019. Sistem ini mengintegrasikan berbagai fitur pemantauan operasional yang meliputi:
- Smart CCTV untuk pengawasan lalu lintas dan deteksi insiden secara real-time.
- Remote Traffic Microwave Sensor (RTMS) untuk memantau volume kendaraan.
- Pengukuran kecepatan rata-rata kendaraan.
- Analisis tingkat kepadatan lalu lintas.
- Penyediaan informasi yang lebih cepat kepada pengguna jalan.
Dengan pembaruan ini, sistem ITS yang telah ada kini hadir dengan tampilan yang lebih modern, lebih terintegrasi, dan lebih mudah diakses oleh pengguna.
Peluncuran Command Center dan Rebranding Aplikasi Mozy
Sejalan dengan langkah-langkah ini, Hutama Karya melaksanakan kegiatan peluncuran Command Center dan rebranding aplikasi pengelolaan jalan tol pada Rabu, 22 April. Dalam acara tersebut, perusahaan memperkenalkan identitas baru untuk ekosistem aplikasi pengelolaan jalan tol dan meresmikan Command Center yang telah diperbarui.
Mozy: Aplikasi Baru untuk Mobilitas Praktis
Dalam acara tersebut, Hutama Karya memperkenalkan nama baru untuk aplikasi sebelumnya yang dikenal sebagai HK Toll Apps, kini disebut Mozy. Nama ini merupakan kombinasi dari kata ‘move’ dan ‘easily’, mencerminkan tujuan aplikasi yang dirancang untuk mendukung mobilitas pengguna secara lebih praktis, nyaman, dan mudah diakses kapan saja dan di mana saja. Rebranding ini merupakan bagian dari pengembangan ekosistem digital yang lebih modern dan terintegrasi, serta memiliki ikatan yang lebih kuat dengan pengguna.
Ekosistem Aplikasi yang Diperluas
Selain Mozy, Hutama Karya juga memperkenalkan identitas baru dalam ekosistem aplikasi, seperti MozyTru untuk layanan Single Lane Free Flow (SLFF) yang merupakan sistem transaksi tol nirsentuh dan MoVision untuk dashboard operasi dan pemeliharaan jalan tol. Kehadiran identitas baru ini diharapkan dapat memperkuat posisi Hutama Karya sebagai operator jalan tol yang profesional, modern, dan berorientasi pada pelayanan, serta membangun identitas pengelolaan jalan tol yang lebih kuat dan mudah dikenali.
Penguatan Command Center untuk Pemantauan Operasional
Hutama Karya juga memperkuat fungsi Command Center Pengelolaan Jalan Tol agar dapat mendukung kebutuhan pemantauan operasional yang semakin luas dan dinamis. Dengan kapasitas visualisasi yang lebih baik, fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan pemantauan dan pengendalian lalu lintas secara real-time dan sekaligus menjadi ruang representatif untuk kunjungan, studi banding, dan kegiatan benchmarking dari berbagai pihak.
Komitmen Hutama Karya terhadap Kualitas Layanan
Direktur Utama Hutama Karya, Koentjoro, menyatakan bahwa transformasi ini adalah bagian dari komitmen perusahaan untuk meningkatkan kualitas layanan dan kesiapan operasional, seiring dengan pertumbuhan jaringan jalan tol yang dikelola. Ia menekankan bahwa penambahan ruas tol yang dikelola menuntut sistem pengelolaan yang semakin tanggap, terintegrasi, dan selaras dengan perkembangan teknologi.
“Pembaruan command center dan rebranding aplikasi ini merupakan kelanjutan dari sistem yang sebelumnya telah kami bangun, kini dengan tampilan yang lebih modern, lebih mudah diakses, dan semakin relevan dengan kebutuhan operasional maupun pengguna jalan,” ungkap Koentjoro. Acara ini dihadiri oleh sejumlah tamu undangan, termasuk Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Direktur Lalu Lintas Jalan Kementerian Perhubungan beserta jajaran mereka.
Rangkaian Acara Peluncuran Mozy
Rangkaian acara peluncuran meliputi sambutan pembukaan, seremoni peluncuran Mozy, peresmian Command Center, pemutaran video teaser, serta penjelasan mengenai dashboard dan aplikasi baru yang disampaikan oleh Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan. Pada kesempatan tersebut, Hutama Karya juga berinteraksi dengan jajaran regional yang secara serentak menggelar aktivasi photobooth di rest area pada masing-masing ruas, seperti di Tol Pekanbaru–Dumai, Tol Binjai–Langsa, dan Rest Area Mini Tol Palembang–Indralaya.
Aktivasi dan Challenge untuk Pengguna Jalan
Sebagai bagian dari aktivasi, Hutama Karya juga mengadakan tantangan foto di photobooth bagi pengguna jalan. Masyarakat diundang untuk berpartisipasi dengan berfoto di area photobooth dan mengunggahnya sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Sebanyak sepuluh pemenang akan mendapatkan hadiah menarik dari Hutama Karya. Informasi lebih lanjut dapat dilihat melalui akun resmi Jalan Tol Hutama Karya.
“Dengan peresmian command center dan rebranding aplikasi ini, Hutama Karya menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pengelolaan jalan tol yang andal, modern, dan terintegrasi, sekaligus memperkuat pengalaman layanan yang semakin relevan dengan perkembangan operasional jalan tol di Indonesia,” tutup Koentjoro.




